Meminta Kepada Jin

24 09 2009

Karena kecapekan habis memulung nggak dapat hasil, Kasan ingin beristirahat di bawah pohon beringin, matanya mengantuk, kakinya terasa pegel semua, perutnya lapar.

Ketika baru saja mau tertidur, tiba-tiba kakinya menginjak sebuah botol. Ketika botolnya diambil tiba-tiba keluar asapnya, seketika itu juga Kasan melompat karena kaget.

“Hua ha ha ha, aku adalah jin botol, tiga keinginanmu bakal aku kabulkan,” Jinnya tiba-tiba berkata sambil tertawa.

“Halah, aku nggak percaya, paling-paling kamu mau menipu aku ya. Dulu aku ini cuakep dan tajir, lha sekarang aku jadi hitam melarat kayak begini gara-gara dibohongi oleh jin kayak kamu” kata Kasan.

“Wah, dulu itu paling kamu ketemu Jin Omdo alias omong doank, tukang penipu. Lha kalau aku ini khan jin baik hati, jadi nggak perlu khawatir. Apalagi kamu sudah telanjur jelek, hitam dan miskin kayak gitu, sudah pasti tidak bakalan jadi lebih melarat lagi, sudahlah aku jamin gak akan rugi.” Bujuk si Jin

“Kalau nggak percaya, silahkan dicoba dulu, kamu mau minta apa?” tantang Jin

“Ya udah, tapi awas loh ya kalau kamu membohongi aku. Aku hajar nanti!!!! Okay, yang pertama aku ingin punya uang banyak sekarung,” Pinta Kasan.

“Pejamkan matamu sebentara” kata Jin. “Tinngg” ketika Kasan membuka matanya, tiba-tiba di depannya sudah ada sekarung uang, seratus ribuan semua.

“Masih nggak percaya??? Ayo sekarang kamu mau minta apa lagi?” tantang Jin lagi.

“Hmmm apa ya sekarang? aku ingin rumah yang buesar lengkap dengan perabotan dan mobil yang mewah, pokoknya lengkap.” Pinta Kasan.

“Pejamkan matamu sebentar!” kata Jin. “Tinngg!!!” ketika Kasan membuka matanya, tiba-tiba ia sudah berada di dalam rumah yang sangat mewah. Kasan gembira nggak ketulungan.

“Lha sekarang tinggal satu permintaanmu yang bisa kukabulkan, pikirkan dengan baik biar nggak menyesal” kata Jin.

Dengan mata terpejam membayangkan, Kasan berkata, “Aku kepingin kulitku jadi putih, telanjang dikerubuti cewek-cewek yang banyak…” pinta Kasan. .

Ketika mau membuka matanya, samar-samar Kasan mendengar suara cewek-cewek ramai dan terasa badannya dipegang-pegang. Tapi kok bau ikan tongkol ya, pikir Kasan mulai curiga.

Pada saat matanya sudah terbuka, Kasan kuaget nggak ketulungan karena ternyata dirinya sudah berada di tengah pasar, ternyata Kasan berubah jadi TAHU!!.. ?


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: