Ramadhan Mubarak

22 11 2008

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Arial Narrow”; panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:35.45pt; mso-footer-margin:35.45pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

Menyadari keberagaman budaya tak dapat dipungkiri atau diingkari keberadaannya di muka bumi ini. Allah menciptakan bumi ini dengan seluruh isinya yang penuh dengan keragaman suku, budaya, ras, dan tradisi yang dimiliki oleh mereka. Perbedaan ini jangan kita sikapi dengan dengan menghakimi mana yang salah dan mana yang benar karena memang Allah menciptakan bumi ini dengan keragaman dan Allah mencintai perbedaan tersebut. Ramadhan merupakan saat dimana semua umat Islam selayaknya menyambut dengan gembira atas kedatangannya. Pada saat ini pula kita dapat melihat berbagai keanekaragaman yang terjadi ketika mereka menyambut dengan berbagai cara untuk mengkspresikan kegembiraannya atas tibanya bulan penuh berkah ini. Berbagai tradisi menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan pastinya sudah disiapkan jauh waktu sebelumnya. Di banyak daerah yang mayoritasnya merupakan umat muslim pasti memiliki tradisi yang khas dan unik. Pada kesempatan kali ini berdzikir akan membahas lebih dalam mengenai berbagai tradisi yang ada pada beberapa daerah dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Marhaban Yaa Ramadhan, pada hakikatnya Ramadhan adalah menjadikan kita manusia yang bertaqwa. Sebuah kata yang memiliki nilai substansi yang sangat dalam, yang untuk mencapai predikat itu tidak semudah kita mengucapkannya. Manusia yang bertaqwa adalah manusia yang menjadikan Al-Quran dan As-sunnah menjadikan kompas hidupnya.

Apapun tradisi yang dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat di berbagai daerah hendaknya didasarkan pada tujuan yang mulia yaitu salah satu bentuk ketaqwaan kita kepada Allah SWT untuk mengungkapkan rasa syukur kita karena kita bisa bertemu lagi dengan bulan yang sangat dinanti-nanti setiap tahun yaitu bulan yang penuh berkah, ampunan, rahmat dan sejuta kebaikan lainnya. Jadi, bagaimana kita menyikapi datangnya bulan suci Ramadhan menjadi tema yang amat menarik karena baik di Indonesia sendiri kita mempunyai berbagai macam tradisi juga tak ubahnya di negara lain. Maka, kita sambut Ramadhan dengan ”suka cita” karena Allah menyukainya. Suka cita bukan berarti dengan hura-hura tetapi kita harus memaknainya dengan dalam bahwa datangnya bulan Ramadhan ini juga mendatangkan banyak kesempatan yang patut untuk kita syukuri.

Namun, begitulah setiap kali ramadhan datang seiring itu pula datangnya rezeki yang melimpah di bulan ini. Tak dapat dipungkiri lagi Ramadhan memang mendatangkan banyak rezeki bagi banyak orang. Tak salah jika umat Islam menyambut dengan antusias seperti pedagang pakaian, makanan, dan berbagi macam aneka kebutuhan pada saat bulan puasa dan menjelang Lebaran. Bahkan pelawak, artis, dan juga ustadz ”kebajiran order” dalam menyemarakkan kegiatan selama bulan puasa ini. Maraknya Ramadhan tentu saja harus dibarengi dengan pembinaan ruhani yang sebenarnya. Jika tidak maka akan menjadikan Ramadhan tradisi yang rutin yang tidak menyentuh kalbu. Maraknya acara hiburan yang disuguhkan oleh berbagai macam stasiun televisi hendaknya harus kita sikapi dengan bijak. Tradisi ini merupakan salah satu yang membawa dampak yang sangat besar bagi masyarakat Indonesia. Begitu Ramadhan tiba, semua akan tersaji di depan mata kita berbagai hiburan yang setia menemani kita menunggu saat berbuka puasa. Bahkan, saat berbuka dan waktu setelah berbuka pada saat waktu melaksanakan ibadah sunnah yaitu shalat tarawih acara hiburan pun tak hentinya menghujani para pemirsanya. Tak ayal, ini seperti serangan tak kita sadari mengancam ruhani kita. Umat Islam terbuai oleh banyaknya suguhan yang disajikan berbagai macam stasiun televisi. Pastinya kita akan selalu ingat bahwa Ramadhan senantiasa dihiasi dengan sinetron, kuis, dan lawakan.

Kegelisahan ini seharusnya dapat dirasakan oleh umat Islam lainnya sehingga kita tidak terlena dan terbuai oleh berbagai suguhan yang disajikan itu. Namun, bukan berarti semua acara yang disajikan tersebut besifat negatif. Tak dapat dipungkiri lagi bahwa industri pertelevisian dan entertainment juga mengeruk banyak keuntungan. Ini membawa sisi positif yaitu secara tidak langsung dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Kita tak bisa menyalahi sepenuhnya bahwa tradisi ini membawa kemunduran moral bagi umat Islam karena sebenarnya kita merasa terhibur akan berbagai macam acara yang disuguhkan apalagi pada waktu menemani santap sahur. Penulis hanya berharap semoga umat Islam dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dengan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Jadikanlah momentum ini sebagai sarana diri untuk membangun pribadi baik di mata Allah maupun manusia.

Ramadhan Mubarrak.

(dhika)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: