PUASA : SEKEDAR KUANTITAS BUKAN KUALITAS

22 11 2008

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Arial Narrow”; panose-1:2 11 5 6 2 2 2 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:””; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:595.45pt 841.7pt; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

Puasa merupakan rukun Islam ketiga yang wajib hukumnya bagi semua umat muslim di dunia. Tapi yang sering terjadi pada saat ini adalah sebaliknya. Banyak umat muslim yang mengenyampingkan puasa demi mengerjakan pekerjaan lainnya. Mereka menjadikan puasa seolah–olah sebagai kebutuhan tersier mereka. Banyak remaja sekarang yang acuh terhadap hukum berpuasa. Entah mereka tidak tahu atau bahkan pura–pura tidak tahu mengenai seberapa wajibkah umat muslim berpuasa dan seberapa berdosanyakah mereka jika mereka tidak berpuasa. Padahal mereka memenuhi syarat–syarat wajib bagi seorang muslim untuk berpuasa.

Secara jelas Al-Quran menyatakan bahwa tujuan puasa yang hendaknya diperjuangkan adalah untuk mencapai ketakwaan atau la’allakum tattaqun. Dalam rangka memahami tujuan tersebut agaknya perlu digarisbawahi beberapa penjelasan dari Nabi saw. misalnya, “Banyak di antara orang yang berpuasa tidak memperoleh sesuatu dari puasanya, kecuali rasa lapar dan dahaga.” Ini berarti bahwa menahan diri dari lapar dan dahaga bukan tujuan utama dari puasa. Ini dikuatkan pula dengan firman-Nya bahwa “Allah menghendaki untuk kamu kemudahan bukan kesulitan.”

Pada hakikatnnya, ketika berpuasa, ada beberapa hal yang seharusnya umat muslim jaga. Beberapa di antaranya adalah : (1) menjaga lidah ketika berkata-kata. Tetapi pada realitanya berapa banyak umat muslim yang masih suka bersilat lidah saat bulan ramadhan, (2) memelihara mata dan telinga dari perbuatan maksiat. Namun sekali lagi, berapa banyak umat muslim yang masih suka melakukan zina mata ataupun zina telinga pada saat bulan ramadhan, dan masih banyak hal-hal lainnya yang seharusnya kita jaga, namun kita langgar demi nafsu dan emosi sesaat.

Fenomena lain yang sering terjadi saat ini adalah kurangnya pengetahuan umat muslim tentang hakikat berpuasa sesungguhnya. Selama ini, setelah bulan ramadhan berakhir, apa yang biasanya kita tanyakan kepada teman kita? Pertanyaan yang biasa muncul adalah “Berapa kali bolong puasanya?”, Bukan “Bagaimana hikmah berpuasanya?”. Hal ini menandakan bahwa umat muslim saat ini tidak mengerti tentang hikmah puasa yang sesungguhnya, yang mereka tahu hanyalah sahur, berpuasa, menahan lapar dan haus, dan buka puasa dengan hidangan yang amat sangat nikmat dan amat sangat banyak. Lalu bagaimana dengan emosi dan nafsu? Mungkin itu menjadi prioritas terakhir bagi mereka. Yang terpenting adalah mereka telah menjalankan puasa pada bulan ramadhan. Parahnya lagi sobat Berdzie, berapa banyak umat muslim sekarang ini yang lebih mendahulukan makan hidangan yang lezat pada saat berbuka dibandingkan dengan melaksanakan shalat maghrib. Akibatnya, shalat maghrib mereka lakukan pada saat hampir menjelang waktu isya. Padahal. Rasullullah Saw telah mencontohkan untuk hanya mamakan dan meminum hidangan pembuka secukupnya dan melanjutkannya dengan shalat maghrib, baru menyantap hidangan besar. Entah sampai kapan fenomena ini akan berlanjut. Entah sampai kapan umat islam akan berada dalam kesalahan yang berlarut – larut seperti ini.

Dalam sebuah hadis berstatus hasan sahih yang diriwayatkan oleh Imam Ibn majah (1690), Rasullullah SAW bersabda “Berapa ramai orang yang berpuasa, dia tidak mendapat apa-apa dari puasanya kecuali lapar”. Hadis yang bernada agak sinis ini pasti menyebabkan kita berfikir: Mungkin ada sesuatu yang jauh lebih besar yang ingin dicapai oleh ibadah puasa selain menahan diri dari lapar dan dahaga?

Ya, memang sangat banyak sesuatu yang lebih besar yang bisa kita dapat ketika kita berpuasa, beberapa di antaranya adalah: (1) Membina jasmani dan rohani manusia. Saat berpuasa kita diwajibkan untuk menjaga emosi dan nafsu kita dengan baik sehingga tujuan puasa terpenuhi, (2) memelihara kesehatan karena kesehatan adalah anugrah Allah SWT yang tidak ternilai harganya, (3) Kebanyakan makan bisa mengundang berbagai macam penyakit kronik pada tubuh manusia. Dengan berpuasa kita bisa mengendalikan nafsu makan kita yang pada akhirnya juga akan menjaga kesehatan tubuh, (4) Pakar kesehatan bahkan menyatakan kalau puasa bisa menjamin kesehatan manusia, dan masih banyak hikmah-hikmah lainnya yang Allah SWT ciptakan di dalamnya


Sobat Berdzie, itulah yang terjadi pada umat muslim saat ini. Mulai dari kalanga remaja sampai orang tua, laki –laki dan perempuan, kaya atau miskin. Fenomena ini telah terjadi selama bertahun – tahun tanpa memandang strata. Mungkin pada realitanya, umat muslim saat ini memang bukan mementingkan kualitas dalam beribadah, melainkan kuantitas semata. Hal ini tidak hanya terjadi pada puasa, namun juga ibadah ibadah wajib lainnya. Oleh karena itu sobat Berdzie, marilah kita sebagai umat muslim untuk lebih saling mengingatkan umat muslim lainnya agar menjalankan ibadah dengan sebaik – baiknya, bukan hanya sekedar kuantitas, naum juga kualitas agar kita semua bisa menjadi umat muslim seutuhnya di hadapan Allah SWT. Namun bagaimana dengan kalian sendiri sobat Berdzie? Apakah kalian telah menjadi umat muslim seutuhnya di hadapan Allah SWT?


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: