Talk Show KIEI 08 bersama Dr. Terry Lacey (Manchester University)

29 06 2008

Bismillahirahmannirahim

Assalamu ‘Alaikum Wr Wb

Rangkaian kegiatan ekonomi syariah yang berbentuk Kuliah Informal Ekonomi Islam VIII, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ekonomi syariah di lingkungan Universitas Indonesia salah satunya dengan menghadirkan pembicara-pembicara berkualitas dalam setiap sesi kuliah yang diadakan. Pada talkshow kedua yang diselenggarakan pada 07 Juni 2008 di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo, panitia dengan sukses menghadirkan seorang praktisi dan pengamat ekonomi dari Manchester University, Inggris yaitu Dr. Terry Lacey. Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan presentasinya yang berjudul “Growth of Islamic Banking and Finance in the United Kingdom”, beliau memaparkan bagaimana perkembangan institusi keuangan syariah khususnya perbankan di Inggris dan membandingkannya dengan perkembangan institusi keuangan syariah di Indonesia.

Hal-hal penting yang perlu dijadikan catatan tersendiri dari talkshow yang dipandu oleh moderator Ilham Reza (Kak Reza) ini antara lain, bagaimana pentingnya dukungan pemerintah yang secara nyata dibuktikan melalui kebijakan yang efektif, hal tersebut ditunjukkan oleh pemerintah Inggris yang dengan cepat mengadopsi praktik sukuk dalam perekonomiannya (± 1 tahun) bandingkan dengan Indonesia untuk mengesahkan UU SBSN saja membutuhkan waktu tidak kurang dari 3 tahun, bahkan UU Perbankan Syariah baru disetujui DPR tanggal 5 Juni 2008. Direktur Co-Operation for Development International dan Advisor pada BritCham (Kamar Dagang Inggris) ini pun memaparkan bahwa Inggris memiliki perangkat pendukung sektor syariah yang cukup baik, seperti dalam hal perlakuan perpajakan, ketersediaan akademisi (universitas-universitas besar di Inggris telah menawakan program studi ekonomi bisnis syariah dan telah ada sertifikasi dalam keuangan syariah yang dapat digunakan di lebih dari 50 negara), serta ketersediaan institusi (saat ini Inggris telah memiliki 5 BUS dan 20 UUS), hal tersebut tidak lain dalam rangka menciptakan level of playing yang sama dengan institusi keuangan konvensional.

Dalam talkshow hangat berbahasa Inggris ini, beliau menyampaikan bahwa kemampuan Inggris dalam mendukung perkembangan institusi keuangan syariah tidak terlepas dari posisi Inggris sebagai pusat keuangan dunia sebelum kemudian serius mengembangkan sektor ritelnya, dan pengalamannya selama 30 tahun menangani likuiditas dari Timur Tengah. Namun, menurutnya bukan berarti hal tersebut mutlak diperlukan untuk mengembangkan perekonomian syariah karena Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat menjadi salah satu pemain besar dalam industri keuangan syariah. Hal tersebut mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, potensi kekayaan yang dimiliki Indonesia sebagai backing asset bagi transaksi syariah sangat besar, juga posisi Indonesia yang sangat strategis dalam menghubungkan dua pusat likuiditas keuagan dunia yaitu Kawasan Asia Timur dan Timur Tengah.

Beliau memberikan masukan bahwa pengembangan ekonomi syariah di Indonesia perlu didukung dengan ketersediaan sumber daya insani yang berkualitas, dan beliau pun berpendapat faktor inilah yang perlu diprioritaskan dalam pengembangan ekonomi syariah. Hal ini menjadi peluang dan tantangan bagi FEUI sendiri, sebagai institusi pendidikan ekonomi dan bisnis terkemuka di Indonesia sudah saatnya lebih serius dalam mengembangkan pendidikan ekonomi syariah, dan bagi mahasiswa sektor ini dapat menjadi alternatif atau pilihan utama untuk digeluti dalam dunia karir. Karena dipastikan sektor ini akan memiliki peran yang besar dalam kehidupan perkekonomian dunia mengingat potensinya yang masih sangat besar (menurut Standard & Poor setidaknya potensi yang dimiliki ± US$ 4.000 Milyar). Saya mewakili kepanitiaan menyampaikan selamat dan terima kasih kepada seluruh Panitia KIEI 08, terima kasih pula saya sampaikan kepada Dr. Terry, Mba Dalya, Mas Reza, Sdr. Aryo, seluruh peserta KIEI 08, dan semua pihak atas segala bantuannya dan partisipasinya. Semoga menjadikan catatan amal tersendiri di hadapan Allah SWT.

Teguh Iman M (Akuntansi 2006)/ Project Officer KIEI 2008)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: