Sepakbola dan Syariat Islam

29 06 2008

Oleh : Aditya Mandarizky

Sepak bola adalah olah raga yang paling populer di dunia. Berbagai kejuaraan digelar, dari tingkat dunia hingga kelas kampung. Jutaan orang menghabiskan waktu untuk menyaksikan sepak bola.

Pada dasarnya sepak bola termasuk hal – hal yang dibolehkan dalam Islam karena tidak ada satu dalilpun yang mengharamkannya. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa sepak bola termasuk mustahab (disukai) jika yang melakukannya adalah orang Islam agar kuat jasmaninya dan memperoleh semangat serta vitalitas hidup. Sesuai dengan sabda Rasullullah SAW :

“Orang yang beriman yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang yang beriman tapi lemah dan pada keduanya terdapat kebaikan”(Hadits Riwayat Muslim no.2664)

Namun yang akan kita bicarakan di sini adalah sebuah fenomena yang telah menyita waktu dan harta kaum muslimin. Berkenaan dengan kaum muslimin yang memadati tribun-tribun stadion atau asyik di depan televisi untuk menyaksikan pertandingan sepak bola, yang bertepatan dengan pelaksanaan Shalat jum’at, maka Syaikh Masyhur Salman menyebut mereka sebagai orang yang lemah akalnya dan mati nalurinya. Hanya untuk fanatik sebuah klub dan cabang olah raga dia rela meninggalkan shalat Jum’at. (al-Muhkam al- Matin, hal 137)

Selanjutnya di dalam buku yang sama beliau mengatakan, “Yang ini membela salah satu klub dan lainnnya membela klub yang yang lain, bahkan mereka yang tinggal satu rumah atau sekeluarga masing-masing punya klub andalan sendiri-sendiri. Terkadang urusannya bukan sekedar menjagokan dan memberi support saja, namun hingga pada tingkat saling mengejek dan merendahkan klub lawannya. Bahkan terkadang pertandingan itu diakhiri dengan aksi perkelahian dan bentrokan fisik antarsupporter sehingga jatuh korban luka atau bahkan tewas dari kedua belah pihak.

Sesuatu yang paling disayangkan adalah melihat tingkah mereka ketika tim dukungannya kalah. Hal ini bisa menyebabkan mereka meneteskan air mata. Tetapi ketika tim mereka menang, mereka ikut merayakan dan menyanjungnya, merasa senang dan hati mereka puas. Padahal kepada Allah swt saja tak pernah menitikkan air mata, atau menangis ketika agama Allah diinjak-injak.

Bahkan ketika saudaranya seagama dibunuh, diperkosa, diusir dari tempat tinggalnya pun cuek bebek.

Hal lain yang memprihatinkan adalah berubahnya sudut pandang kaum muslimin, yakni menurut mereka yang namanya pahlawan di masa ini adalah para pemain sepak bola, bukan orang yang berjuang dan berusaha menjunjung tinggi kemuliaan dan kebesaran ummat.

Inilah realitas di masa ini. Di beberapa negara, sepak bola seakan-akan menjadi sebuah agama baru. Seperti Brazil, di mana ada pepatah yang mengatakan “God is Brazilian”. Disukai sedemikian rupa, hingga mengorbankan berbagai kepentingan, baik kepentingan pribadi maupun masyarakat.

Mereka telah meninggalkan ibadah mereka, di samping juga kehilangan kesempatan untuk membicarakan masalah-masalah lain yang lebih penting dan lebih besar. Jika ummat Islam menggunakan waktu dan biaya yang besar itu untuk hal-hal yang membawa manfaat bagi ummat, maka ummat ini akan menjadi lebih maju di dalam segala bidang kehidupan.

Intinya adalah bahwa sepak bola pada masa ini telah digunakan oleh musuh-musuh Islam sebagai salah satu sarana untuk menghancurkan ummat, dan mereka terus mempropagandakan serta mebesar-besarkan hal tersebut dengan sangat bombastis. (al-Muhkam al-Matin, hal 13)

Kini kita tahu apa yang diinginkan oleh musuh-musuh kita di balik pagelaran dan ajang seni, hiburan dan olah raga yang cenderung dibesar-besarkan dan melampaui batas. Tujuannya tidak lain yaitu agar ummat manusia terus berada di dalam kesesatan, dan tidak mampu melihat cahaya kebenaran selama-lamanya.

Semoga Allah subhanahu wata’ala membuka mata hati ummat Islam, para orang tua, pemuda dan remaja muslim untuk dapat melihat kebenaran sebagai kebenaran lalu memberi kekuatan untuk mengikutinya, dan melihat kebatilan sebagai kebatilan lalu memberi kemampuan untuk menjauhinya. Amin ya Rabbal ‘alamin.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: